Arti Sebuah Perjuangan

Ada Proses dan hasil perjuangan, tetapi ada yang lebih penting yaitu pejuangnya, maka berbahagialah bagi yang telah ikut berjuang sejak muda seperti yang disampaikan dalam sebuah hadits : ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุŒ ุนู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุŒ ุฃู†ู‡ ู‚ุงู„ : ยซ ุณุจุนุฉ ูŠุธู„ู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ููŠ ุธู„ ุนุฑุดู‡ ูŠูˆู… ู„ุง ุธู„ ุฅู„ุง

Memahami al-Qurโ€™an dengan pendekatan Rasulullah

Bantahan terhadap โ€œPembacaan Baru Atas Al-Qurโ€™an: Go Beyond Textโ€ย    Lagi-lagi dengan congkaknya Ulil datang bagaikan pahlawan atau malah justru seperti Musailamah al-Kadzdzab yang membuat tandinganย  syahadatย ู…ุญู…ุฏ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ย menjadiย ู…ุณูŠู„ู…ุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ย . pasalnya Ulil berkata โ€œTetapi justru di sinilah saya hendak mengemukakan pandangan lain, yaitu keharusan melakukan โ€œparadigma Shiftโ€, atau pembalikan paradigma. Bagi saya, teori tentang

NAHJUL BALAGHAH VS BALAGHAH UMARIYYAH – ู†ู‡ุฌ ุงู„ุจู„ุงุบุฉ ู…ู‚ุงุจู„ ุงู„ุจู„ุงุบุฉ ุงู„ุนู…ุฑูŠุฉ

ู†ู‡ุฌ ุงู„ุจู„ุงุบุฉ ู…ู‚ุงุจู„ ุงู„ุจู„ุงุบุฉ ุงู„ุนู…ุฑูŠุฉ

Agus Hasan Bashori

Tabayyun atau tatsabbut atau tahaqquq (verifikasi) dan taakkud (konfirmasi) dalam berita adalah penting agar kita tidak berbuat salah, zhalim dan menyesal. Sedangkan di dalam ilmu dan agama maka tatsabbut itu lebih penting lagi sebab akibatnya bisa lebih fatal. Oleh karena itu umat Islam yang dijadikan oleh Allah sebagai ummatan wasa than diberi keistimewaan sebagai umat yang agama dan ilmunya ber- sanad .

Di jaman salaf, tatsabbut dengan sanad sudah membudaya dalam talaqqi dan riwayat. Maka untuk menghidupkan kembali budaya tastabbut ini saya telah melakukan studi kritis terhadap konsep sanad yang ada dalam kitab Nahj al-Balaghah yang kesohor dan tersebar luas itu.

Kitab Nahjul Balaghah (kumpulan pidato, surat dan ucapan yang dinisbatkan kepada Imam Ali)adalah kitab yang diunggulkan oleh orang Syiah Rafidhah dan dianggap sebagai kitab โ€œsuciโ€ dan dijuluki sebagai buku Puncak Kefasihan. Kitab ini ditulis oleh Syarif Radhi al-Baghdadi (Abu al-Hasan Muhammad bin Abi Ahmad al-Thรขhir al-Husain ibn Musa Al-Abrasy ibn Muhammad al-Aโ€™raj ibn Musa (Abu Sabhah) ibn Ibrahim al-Ashghar ibn Imam Musa ibn Imam Jaโ€™far al-Shรขdiq, 359-406 H).

Sejak ia ditulis hingga hari ini sudah banyak menyedot perhatian para ulama Syiah yang mensucikannya; ada yang menerjemah, ada yang mensyarah, ada yang menelitinya dan menggali banyak kandungannya dari segala sisi, karena dianggap juga sebagai ensiklopedi Imam Ali.

Baca makalah: KITAB โ€œSUCIโ€ NAHJ AL-BALร‚GHAH MENJADI PUSAT PERHATIAN ULAMAโ€.

https://www.gensyiah.com/kitab-suci-nahj-al-balaghah-menjadi-pusat-perhatian-ulama.html

Guru kami Syaikh Nashir al-Qifari dalam kitab Ushul al-Syiโ€™ah 1/389 merasa heran dengan Syiโ€™ah yang mensucikan Nahj al-Balรขghah hingga menjadi kesepakatan semua Syiโ€™ah, dan yang mengingkarinya menurut mereka sama dengan mengingkari Dharuriyyat (pokok agama). Kemudian beliau mengatakan: โ€œPadahal kitab Nahj al-Balรขghah cacat dalam sanad dan matannya. Dia dikumpulkan tiga abad setengah setelah meninggalnya Amirul mukminin (Ali bin Abi Thalib) tanpa sanad.โ€

Setelah saya sendiri menelitinya secara mendalam dalam disertasi yang berjudul โ€œSTUDI KRITIS KONSEP ILMU DALAM KITAB NAHJ AL-BALร‚GHAH DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI TINGKAT SEKOLAH DASARโ€ maka, kita mendapatkan bahwa kitab Nahj al-Balaghah ini tidak memiliki sanad dan tidak memiliki konsep sanad, dan kebanyakannya tidak memiliki sumber yang jelas dan valid. Lebih dari itu isinya justru menolak dan membenci para sahabat Nabi, dan istri-istri Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Baca makalah kami โ€œSTUDI KRITIS KONSEP SANAD KITAB NAHJ AL-BALAGHAH SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN BUDAYA TABAYYUN DALAM KEILMUAN ISLAMโ€

http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/article/view/3658

https://issuu.com/el-harakah/docs/04-_studi_kritis_konsep_sanad_kitab

https://www.binamasyarakat.com/selamat-kepada-dr-kh-agus-hasan-bashori-lc-m-ag/

Bandingkan dengan kitab Balaghah Umariyyah (Kefasihan Sayyidina Umar radhiyallahu anhu) yang ditulis oleh guru kami Syaikh Muhammad Salem Khidher. Kitab ini benar-benar memuat ucapan-ucapan Khalifah Umar sebanyak 655 ucapan, yang dikelompokkan sesuai pengelompokan dalam kitab Nahjul Balaghah, yaitu menjadi 3 kelompok:

  1. al-Khuthab wa al-Awamir
  2. al-Kutub wa al-Rasail
  3. al-Hikam wa al-Mawaizh

Syaikh Muhamad Salim Khidher membuat kritreria yang jelas, jika disebut secara bersanad maka ditulis โ€œRawahuโ€, dan jika disebut tanpa sanad maka ditulis โ€œdzakarahuโ€.

Ucapan-ucapan Khalifah Umar yang fasih ini merupakan lautan ilmu yang sangat luas dan dalam.

Read more

MANFAAT PERSATUAN DAN BAHAYA PERPECAHAN

Persatuan umat Islam diatas agama Islam sangat penting, khususnya di zaman kita yang penuh dengan tantangan dan ancaman ini, dimana negara-negara Islam dijajah dan dipecah belah, umat Islam dijadikan target penjajahan mereka. Oleh karena itu persatuan umat Islam akan memberikan manfaat yang sangat banyak bai umat Islam, antara lain:

1. Persatuan itu akan membantu masyarakat muslim untuk menghadapi tantangan. Jika kita bersatu maka kita bisa bertahan di hadapan tantangan-tantangan zaman yang sangat banyak. Yakinlah, bahwa umat dan bangsa ini tidak akan mampu menghadapi tantangan zaman, kecuali dengan persatuan.

2. Persatuan membantu untuk menunjukkan kebesaran Islam dan kekuatan umat. Meskipun jumlah umat Islam 1,6 miliar, tetapi kalau tidak bersatu maka tidak manfaat besarnya jumlah.

Read more

PANDUAN MUSLIM UNTUK MEMILIH PEMIMPIN DAN WAKILNYA

Menindak lanjuti makalah cinta tanah tanah air dan nasionalisme[1], dan juga untuk menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan kepada saya terkait memilih pemimpin, maka saya memberikan petunjuk kepada setiap muslim agar memilih pemimpin dan wakilnya yang memiliki kriteria yang ditunjukkaan oleh agama Islam atau yang paling mendekati kepada kriteria itu. Di antara kriteria yang wajib selalu diperhatikan adalah:

  1. Muslim; beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, bertauhid, bertakwa, menegakkan shalat, membayar zakat, dan beramar makruf nahi anil munkar dan istiqamah di atas jalan dakwah kepada Allah.

Allah berfirman:

( ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฅูู†ู’ ู…ูŽูƒู‘ูŽู†ู‘ูŽุงู‡ูู…ู’ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุฃูŽู‚ุงู…ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงุฉูŽ ูˆูŽุขุชูŽูˆูุง ุงู„ุฒู‘ูŽูƒุงุฉูŽ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑููˆุง ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽู†ูŽู‡ูŽูˆู’ุง ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ุนุงู‚ูุจูŽุฉู ุงู„ู’ุฃูู…ููˆุฑู (ุงู„ุญุฌ 41

( ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽู‰ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ูŽูˆู’ุง ู„ูŽููŽุชูŽุญู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ๏ดพ (ุงู„ุฃุนุฑุงู:96)

ย ูˆูŽุนูŽุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู…ูู†ูƒูู…ู’ ูˆูŽุนูŽู…ูู„ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญูŽุงุชู ู„ูŽูŠูŽุณู’ุชูŽุฎู’ู„ูููŽู†ู‘ูŽู‡ูู… ูููŠ ุงู„ุฃูŽุฑู’ุถู ูƒูŽู…ูŽุง ุงุณู’ุชูŽุฎู’ู„ูŽููŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูŠูู…ูŽูƒู‘ูู†ูŽู†ู‘ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฏููŠู†ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุงุฑู’ุชูŽุถูŽู‰ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูŠูุจูŽุฏู‘ูู„ูŽู†ู‘ูŽู‡ูู… ู…ู‘ูู† ุจูŽุนู’ุฏู ุฎูŽูˆู’ููู‡ูู…ู’ ุฃูŽู…ู’ู†ู‹ุง ูŠูŽุนู’ุจูุฏููˆู†ูŽู†ููŠ ู„ุง ูŠูุดู’ุฑููƒููˆู†ูŽ ุจููŠ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ๏ดพ -ุงู„ู†ูˆุฑ:55)

Khalifah Abu Bakar berkata:

ุจูŽู‚ูŽุงุคููƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูŽุง ุงุณู’ุชูŽู‚ูŽุงู…ูŽุชู’ ุจููƒูู…ู’ ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุชููƒูู…ู’

โ€œKekekalan kalian di atasnya (Islam dan kebaikan) adalah selagi para imam (pemimpin) kalian istiqamah dalam mengurusi kalian.โ€ (HR. Bukhari. 3834)

Termasuk di sini adalah โ€œmencintai apa dan siapa yang dicintai oleh Allah, dan membenci apa dan siapa yang dibenci oleh Allahโ€. Ia mengagungkan syiar-syiar Islam atau kehormatan Islam seperti al-Qur`an, dan para ulama pewaris nabi – Shalallahu alaihi wasalam-.

2. Pejuang, tegas kepada yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, tidak takut kecuali kepada Allah, tidak takut cemoohan siapa pun dalam kebenaran dan dalam menyampaikan risalah.

Allah berfirman:

ย ูŠุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุฑู’ุชูŽุฏู‘ูŽ ู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฏููŠู†ูู‡ู ููŽุณูŽูˆู’ููŽ ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‚ูŽูˆู’ู…ู ูŠูุญูุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ููˆู†ูŽู‡ู ุฃูŽุฐูู„ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽุนูุฒู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒุงููุฑููŠู†ูŽ ูŠูุฌุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุง ูŠูŽุฎุงูููˆู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ู…ูŽุฉูŽ ู„ุงุฆูู…ู ุฐู„ููƒูŽ ููŽุถู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูุคู’ุชููŠู‡ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดุงุกู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ๏ดพ -ุงู„ู…ุงุฆุฏุฉ: 54)

( ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูุจูŽู„ู‘ูุบููˆู†ูŽ ุฑูุณุงู„ุงุชู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽูŠูŽุฎู’ุดูŽูˆู’ู†ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุง ูŠูŽุฎู’ุดูŽูˆู’ู†ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏุงู‹ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูƒูŽูู‰ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุญูŽุณููŠุจุงู‹๏ดพ (ุงู„ุฃุญุฒุงุจ: 39)

3. Sehat jasmani, berilmu , kuat, dan amanah (tanggung jawab) tidak koruptor, dan tidak berkhianat

Allah berfirman:

( ุฅูู†ู‘ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽู†ู ุงุณู’ุชูŽุฃู’ุฌูŽุฑู’ุชูŽ ุงู„ู‚ูŽูˆููŠู‘ู ุงู„ุฃูŽู…ููŠู†ู๏ดพ (ุงู„ู‚ุตุต: 26)

Imam Syafiโ€™i meriwayatkan dengan sanadnya dari Maula Usman bin Affan, dia berkata:

Tatkala saya dan Usman berada di propertinya di โ€˜Aliyah (Awali, dataran tinggi Madinah, yang paling dekat dari Madinah berjarak 4 mil, yang paling jauh 8 mil) di hari yang sangat panas, tiba-tiba Usman melihat seseorang menuntun dua anak unta, sementara bumi sangat panas menyengat, maka dia berkata: โ€œMengapa dia tidak tinggal saja di Madinah, hingga kalau sudah dingin dia pergi (mengurusi dua anak unta ini)?โ€ Ketika sudah mendekat dia berkata: โ€œCoba perhatikan siapa dia?โ€ Maula Usman berkata: Saya perhatikan lalu saya katakan: โ€œSaya melihat seorang lelaki yang bersorban dengan selendangnya menuntun dua ekor unta muda. Kemudian orang itu mendekat, Usman berkata: โ€˜Lihat siapa?โ€™ Maka saya lihat ternyata dia Umar ibn al-Khatthab, maka saya katakan: โ€œIni Amirul Mukminin.โ€ Maka Usman bangkit lalu mengeluarkan kepalanya dari pintu, maka diapun terkena panasnya angina yang panas, maka dia memasukkan kembali kepalanya, hingga ketika sudah berjajar dengannya, Usman berkata: apa yang membuatmu keluar pada saat seperti ini? Umar menjawab: unta muda dari unta-unta zakat, keduanya tertinggal, saya ingin menggabungkan keduanya di hima (tempat khusus untuk gembala unta zakat), saya khawatir keduanya hilang lalu aku akan ditanyai oleh Allah – Subhanahu wa ta’ala- tentang keduanya! Maka Usman berkata: wahai Amirul mukminin, ayo mampirlah untuk minum dan berteduh, dan kami akan mencukupi Anda. Maka Umar berkata: kembalilah kamu kedalam tendamu. Saya katakana: kami mempunyai orang yang akan mencukupi Anda. Maka Umar berkata: kembalilah ke dalam tendamu. Lalu dia pergi, maka Usman ra berkata:

ู…ูŽู†ู’ ุฃุญูŽุจู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ุธูุฑูŽ ุฅู„ูŽู‰ ุงู„ู‚ูŽูˆูŠ ุงู„ุฃูŽู…ูŠู†ูŽ ููŽู„ู’ูŠูŽู†ู’ุธูุฑ ุฅูู„ูŽู‰ ู‡ุฐูŽุง

โ€œBarang siapa ingin melihat kepada orang yang kuat lagi manah maka lihatlah orang ini (yaitu Umar ra).โ€ Maka Usman kembali merebahkan dirinya. (Musnad al Syafiโ€™I, Tartib al Sidi, 2/196, no. 699)

4. Berakhlak mulia, ahli berdoa kepada Allah untuk kebaikan rakyat dan negerinya, mencintai rakyat dan negerinya, membela dan melindungi mereka dari marabahaya dunia dan akhirat.

Rasulullah – Shalallahu alaihi wasalam- bersabda:

ุฎููŠูŽุงุฑู ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุชููƒูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุชูุญูุจู‘ููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ููˆู†ูŽูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽูŠูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุชูุตูŽู„ู‘ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ุŒ ูˆูŽุดูุฑูŽุงุฑู ุฃูŽุฆูู…ู‘ูŽุชููƒูู…ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุชูุจู’ุบูุถููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุจู’ุบูุถููˆู†ูŽูƒูู…ู’ุŒ ูˆูŽุชูŽู„ู’ุนูŽู†ููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽู„ู’ุนูŽู†ููˆู†ูŽูƒูู…ู’

โ€œSebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka mencintai kalian, mereka mendoakan baik untuk kalian dan kalian mendoakan baik kepada mereka. Sedangkan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka, merekapun membenci kalian, kalian melaknat mereka dan merekapun melaknat mereka. (HR. Muslim, 1855)

Ini bias dilihat dari visi misinya dan rekam jejaknya, juga visi misi dan rekam jejak partai yang mengusungnya.

5. Lembut dan sayang kepada rakyat, melayani kepentingan masyarakat dan meringankan beban mereka

Nabi sudah mendoakan:

ุงู„ู„ู‡ูู…ู‘ูŽุŒ ู…ูŽู†ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ููŽุดูŽู‚ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ุŒ ููŽุงุดู’ู‚ูู‚ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ููŽุฑูŽููŽู‚ูŽ ุจูู‡ูู…ู’ุŒ ููŽุงุฑู’ููู‚ู’ ุจูู‡ู

โ€œYa Allah, barang siapa menjabat sesuatu yang mengurusi urusan umatku kemudian memberatkan (menyulitkan) mereka maka beratkanlah bebannya (persulitlah dia)โ€.

Sabda Nabi: โ€œููŽุดูŽู‚ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’โ€ adalah mempersulit rakyat, atau membebani mereka dengan masyaqqah atau madharrah, maka Nabi mendoakan buruk atasnya. Bahkan dalam Mustakhraj Abu Uwanah (4/380) disebutkan:

ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุจูŽู‡ู’ู„ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

โ€œMaka ia dilaknat oleh Allahโ€

Ini adalah doa dari Nabi – Shalallahu alaihi wasalam- untuk ditimpakan masyaqqah atas pemimpin tersebut baik masyaqqah dunia maupun akhirat. (Subul al Salam, 7/160)

Lanjutan hadits: โ€œBarang siapa menjabat sesuatu yang mengurusi urusan umatku kemudian menyayangi (memudahkan) mereka maka sayangilah (mudahkanlah) kepadanya.โ€ (HR. Muslim. 1828)

Nabi – Shalallahu alaihi wasalam- juga bersabda:

ู…ูŽู†ู’ ูˆูŽู„ููŠูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑู‹ุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุบู’ู„ูŽู‚ูŽ ุจูŽุงุจูŽู‡ู ุฏููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒููŠู†ูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุธู’ู„ููˆู…ู ุฃูŽูˆู’ ุฐููŠ ุงู„ู’ุญูŽุงุฌูŽุฉู ุฃูŽุบู’ู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฏููˆู†ูŽู‡ู ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจูŽ ุฑูŽุญู’ู…ูŽุชูู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุญูŽุงุฌูŽุชูู‡ูุŒ ูˆูŽููŽู‚ู’ุฑูู‡ู ุฃูŽูู’ู‚ูŽุฑู ู…ูŽุง ูŠูŽูƒููˆู†ู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง

โ€œBarang siapa menjabat sesuatu yang mengurusi urusan manusia kemudian menutup pintunya di hadapan orang miskin dan orang teraniaya, atau orang yang memiliki keperluan maka Allah akan menutup pintu-pintu rahmat-Nya di hadapannya di saat keperluaannya dan kemelaratannya, saat yang dia paling membutuhkannya (yaitu di hari kiamat).โ€ (HR. Ahmad, shahih lighairi dari Abu Maryam al Azdi)

6. Bersyukur kepada Allah dan mengajak rakyat untuk itu, menjaga dan melestarikan kekayaan, tidak sombong dan tidak kufur nikmat

Allah berfirman memberi peringatakn kepada bangsa yang makmur seperti kita ini agar jangan sampai kufur nikmat kepada Allah:

( ูˆูŽุถูŽุฑูŽุจูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽุซูŽู„ุงู‹ ู‚ูŽุฑู’ูŠูŽุฉู‹ ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุขู…ูู†ูŽุฉู‹ ู…ู‘ูุทู’ู…ูŽุฆูู†ู‘ูŽุฉู‹ ูŠูŽุฃู’ุชููŠู‡ูŽุง ุฑูุฒู’ู‚ูู‡ูŽุง ุฑูŽุบูŽุฏู‹ุง ู…ู‘ูู† ูƒูู„ู‘ู ู…ูŽูƒูŽุงู†ู ููŽูƒูŽููŽุฑูŽุชู’ ุจูุฃูŽู†ู’ุนูู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽุฃูŽุฐูŽุงู‚ูŽู‡ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู„ูุจูŽุงุณูŽ ุงู„ู’ุฌููˆุนู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽูˆู’ูู ุจูู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ููˆุงู’ ูŠูŽุตู’ู†ูŽุนููˆู†ูŽ๏ดพ (ุงู„ู†ุญู„:112)

Termasuk yang perlu diingat dan tidak boleh diabaikan adalah:

  • Pemimpin dan wakil itu satu paket, tidak bisa dipisahkan, wajib dilihat sebagai satu kesatuan.
  • Pemimpin dan wakilnya tidak bisa dipisahkan dengan partai yang mengusungnya atau yang membawahinya.

Maka untuk bisa memahami dengan utuh perlu melihat kepada visi misinya dan rekam jejaknya, juga visi misi dan rekam jejak partai yang mengusungnya.

  • Ikutilah apa yang tampak jelas dalam ilmu dan pertimbangan, dan pasrahkan selebihnya dan hasilnya kepada Allah SWT. Dan jangan bingung oleh macam-macamnya sudut pandang politik. Jika Anda tidak mafam juga maka marilah kita banyak beristighfar kepada Allah – Subhanahu wa ta’ala- , sebab dengan istighfar balak akan ditolak ataupun akan diangkat oleh Allah dan makar akan dibuyarkan oleh Allah.

Kita wajib berpegang teguh dengan agama kita sebagai pijakan dan acuan untuk memilih dan beraktifitas lainnya, sebab Allah – Subhanahu wa ta’ala- telah mengaitkan antara tauhid, kepemimpinan, persatuan, ukhuwah dan hasil akhirnya yaitu kemenangan bagi umat ini. Allah berfirman :

ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุญูŽุณู’ุจูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูŽูŠู‘ูŽุฏูŽูƒูŽ ุจูู†ูŽุตู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุจูุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ (62) ูˆูŽุฃูŽู„ู‘ูŽููŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽ ู…ูŽุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุฌูŽู…ููŠุนุงู‹ ู…ูŽุง ุฃูŽู„ู‘ูŽูู’ุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูƒูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุฃูŽู„ู‘ูŽููŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒููŠุฒูŒ ุญูŽูƒููŠู…ูŒ (63) ูŠุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุญูŽุณู’ุจููƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽูƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ – ุงู„ุฃู†ูุงู„: 64)

โ€œโ€ฆMaka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan para mukmin, dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksanaโ€. (QS. Al Anfal: 62-64)

Demikian sedikit sumbangsih panduan bagi muslim untuk memilih pemimpin dan wakilnya dimana saja dan kapan saja.

Semoga Allah memilih untuk kita pemimpin yang terbaik dari yang ada. Aamiin.

ุงู„ู„ู‡ู… ูˆู„ ุนู„ูŠู†ุง ุฎูŠุฑู†ุงุŒ ุงู„ู„ู‡ู… ูˆู„ ุนู„ูŠู†ุง ู…ู† ุฎุงููƒ ูˆุงุชู‚ุงูƒุŒ ูˆู„ุง ุชุณู„ุท ุนู„ูŠู†ุง ู…ู† ู„ุง ูŠุฎุงููƒ ูˆู„ุง ูŠุฑุญู…ู†ุง. ุงู„ู„ู‡ู… ุฃุตู„ุญ ุฐุงุช ุจูŠู†ู†ุงุŒ ูˆุฃู„ู‘ูู ุจูŠู† ู‚ู„ูˆุจู†ุงุŒ ูˆุงู‡ุฏู†ุง ุณุจู„ ุงู„ุณู„ุงู…ุŒ ูˆุฃุฎุฑุฌู†ุง ู…ู† ุงู„ุธู„ู…ุงุช ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ูˆุฑุŒ ูˆุจุงุฑูƒ ู„ู†ุง ููŠ ุฃุณู…ุงุนู†ุง ูˆุฃุจุตุงุฑู†ุง ูˆู‚ูˆุชู†ุง ู…ุง ุฃุญูŠูŠุชู†ุง ูŠุง ุฐุง ุงู„ุฌู„ุงู„ ูˆุงู„ุฅูƒุฑุงู…. ุงู„ู„ู‡ู… ุฅู†ุง ู†ุณุฃู„ูƒ ู…ู† ุงู„ุฎูŠุฑ ูƒู„ู‡ ุนุงุฌู„ู‡ ูˆุขุฌู„ู‡ ู…ุง ุนู„ูู…ู†ุง ู…ู†ู‡ ูˆู…ุง ู„ู… ู†ุนู„ู…ุŒ ูˆู†ุนูˆุฐ ุจูƒ ู…ู† ุงู„ุดุฑ ูƒู„ู‡ ุนุงุฌู„ู‡ ูˆุขุฌู„ู‡ ู…ุง ุนู„ู…ู†ุง ู…ู†ู‡ ูˆู…ุง ู„ู… ู†ุนู„ู…ุŒ ูˆุฃู† ุชุฌุนู„ ูƒู„ ู‚ุถุงุกู ู‚ุถูŠุชู‡ ู„ู†ุง ุฎูŠุฑุง ูŠุง ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†. ุงู„ู„ู‡ู… ุงุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆู„ูˆุงู„ุฏูŠู†ุง ูˆู„ู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ุงุช ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ุงู„ุฃุญูŠุงุก ู…ู†ู‡ู… ูˆุงู„ุฃู…ูˆุงุช. ุฑุจู†ุง ุฅู†ู‘ูŽุง ุธู„ู…ู†ุง ุฃู†ูุณู†ุง ูˆุฅู† ู„ู… ุชุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆุชุฑุญู…ู†ุง ู„ู†ูƒูˆู†ู†ู‘ูŽ ู…ู† ุงู„ุฎุงุณุฑูŠู†. ุฑุจู†ุง ุขุชู†ุง ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ุญุณู†ุฉ ูˆููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ุญุณู†ุฉ ูˆู‚ู†ุง ุนุฐุงุจ ุงู„ู†ุงุฑ .

  1. http://www.agushasanbashori.com/khutbah-idul-fitri-cinta-tanah-air-dan-nasionalisme/ โ†‘

Read more