TADABBUR SURAT AL-NUR Bag 1 (ppt)

Bismillahirrohmanirrohim, berikut ini adalah materi Kajian al Qur’an yang disampaikan Oleh DR.KH. Agus Hasan Bashori Lc., M.Ag yang membahas tadabur Surat An-Nur yang diselenggarakan oleh Majelis Ilmu Khodijah Sawojajar Malang

SEBELAS FAKTA DALAM ISLAM TERKAIT HOMOSEKSUAL (LGBT)

Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag.

Hukum Islam terkait Homoseksualitas atau yang dikenal dengan singkatan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) sangat jelas, namun karena kampanye besar-besaran pihak yang menghalalkannya maka kebenaranpun menjadi kabur. Oleh karena itu di sini perlu saya ingatkan saudara-saudaraku yang muslim tentang sebelas fakta hukum Islam terkait homoseksualitas sebagai berikut:

  1. Ijma’ Para Ulama bahwa Homoseks adalah dosa besar lebih keji daripada zina.

Para ulama memberi peringatan keras agar umat selamat dari kekejiaannya. Sebagai contoh adalah imam Mujahid yang mengatakan: “Seandainya orang yang melakukan perbuatan itu –maksudnya homoseksual- mandi dengan setiap tetesan air dari langit dan setiap tetesan air dalam bumi niscaya dia tetap najis.” (Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 7/287 no. 5020; Ibn Abi al-Dunya dalam Dzam al-Malahi, hal. 98)

Imam Ibn Sirin berkata: “Tidak ada binatang yang melakukan homo kecuali babi dan himar.” (Syuabul Iman, 7/287, no. 5018)

2. Homoseksual itu adalah penyakit jiwa dan sosial (tidak normal, melampaui batas) (QS. Al-Syu’ara`: 165-166; al-Anbiya’: 74)

Read more

Hukum Menjual Kulit Hewan Qurban Untuk Kepentingan Umat Islam (Masjid, Ma’had, Santri, Fakir Miskin, dll)

Oleh: Al-Ustadz DR. Agus Hasan Bashori Lc., M.Ag.

 

Tiap tahun selalu ada perselisihan atau bahkan perdebatan soal kulit hewan kurban. Setiap tahun pula kami ditanya tentang hal tersebut oleh para santri yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Maka sebagai pertimbangan atau bahkan pegangan bagi mereka dan bagi panitia penyembelihan hewan kurban kami tulis makalah ini.

Pertama: Persoalan ini pernah diajukan kepada Lajnah Daimah yang dipimpin oleh Syaikh Abdul Aziz Bin Bazzrahimahullah[1].

Pertanyaan datang dari Malaysia pada tanggal 10/11/1413 H tentang bolehnya para mudhahhi(orang yang berkurban) menghibahkan atau menyedekahkan atau menghadiahkan kulit hewan kurbannya ke panitia kurban atau lembaga sosial agar mengurusi pemanfatan kulit, maksud saya tentang pemanfatan uang hasil penjualan kulit kurban ke pedagang kulit yang muslim, semisal untuk mendirikan teras mushalla atau bangunan masjid atau sekolah al-Qur`an atau TK Islam atau untuk pembayaran gaji marbot masjid atau untuk membeli karpet atau alat-alat kebersihan masjid atau pemagaran makam Islam atau untuk kepentingan lain yang kembali kemanfatannya kepada umat Islam di daerah orang-orang yang berkurban tersebut.

Read more

KEYAKINAN SYAIKH ABDUL QADIR AL-JILANI TENTANG DIMANA ALLAH

KEYAKINAN SYAIKH ABDUL QADIR AL-JILANI TENTANG DIMANA ALLAH

Dr. KH. Agus Hasan Bashori, Lc., M.Ag

Syekh Abdu `l-Qâdir al-Jailani (470-561 H) adalah ulama Ahlussunnah Waljamaah yang sangat terkenal dan diakui oleh seluruh ulama lintas mazhhab. Beliau adalah wali Allah. Akidahnya lurus mengikuti para ulama Ahlussunnah sebelumnya. salah satu akidah penting di dalam al-Qur`an dan Al-Sunnah serta fitrah manusia adalah mengenai keyakinan “Allah Maha Tinggi”, “Allah di atas Arsy” sesuai dengan firman-Nya dan sabda Rasul-Nya serta Ijma’ para Salaf Shalih. Maha suci Allah dari kekurangan dan dari penyerupaan dengan makhluk. Akidah ini begitu jelas dan gamblang, namun gara-gara ahli filsafat dan ahli kalam akhirnya banyak umat islam bingung, sampai menghukumi orang yang meyakini Allah ber-istiwa` di atas Arasy-Nya dengan hukum sesat bahkan kafir. Mereka bahkan menjadikan akidah “Allah di atas Arsy” ini sebagai ciri sekte sesat Musyabbihah, padahal itu adalah firman Allah yang diulang-ulang di dalam al-Qur`an sebanyak 7 kali, yang ditegaskan oleh Nabi i dan diijma’ oleh salaf shalih.

Read more